Kamis, 13 Maret 2014

ZIRKONIA TERSULFATASI SEBAGAI KATALIS ASAM PADAT PADA PEMBUATAN BIODIESEL



Beberapa penelitian terkait penggunaan zirkonium oksida (ZrO2) sebagai katalis asam padat untuk esterifikasi bahan baku yang berbeda dikarenakan keasaman permukaan yang kuat. Sifat keasaman dapat ditingkatkan dengan melapisi permukaan oksida logam ini dengan anion seperti sulfat atau tungstat. Hal ini dapat dilakukan dengan impregnasi ZrOCl2.8H2O dengan larutan asam seperti asam sulfat (H2SO4) menjadi zirkonia tersulfatasi, SO4/ZrO2 (Miao and Gao, 1997). Selain itu, Nourredine (2010) menunjukkan bahwa suhu kalsinasi mempengaruhi aktivitas katalitik, dimana pada suhu antara 400-500oC akan diperoleh aktivitas yang baik. Suhu kalsinasi mempengaruhi kristalinitas SO4/ZrO2.
Patel et al. (2013) berhasil mengkonversi asam oleat menjadi metil oleat dengan persen produk sebesar 90% melalui reaksi esterifikasi dengan bantuan katalis SO4/ZrO2 sedangkan dengan bantuan katalis ZrO2 persen hasil yang diperoleh hanya 32%. hal ini menunjukkan bahwa modifikasi dari keasaman permukaan oksida logam adalah faktor kunci untuk memperoleh jumlah produk yang tinggi. Wang et al. (2001) menunjukkan bahwa kinerja katalisis zirkonia yang baik disebabkan oleh dua faktor pada strukturnya. Faktor yang pertama, satu tangan zirkonia memiliki sifat asam-basa dan tangan lainnya memiliki sifat reduksi-oksidasi. Faktor yang kedua, adanya situs kosong pada permukaan ZrO2 dimana kation dapat dengan mudah dimasukkan kedalamnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follower